Emas, siapa yang tak mengenalnya? Selain biasa dipergunakan sebagai bahan untuk membuat perhiasan, logam mulia tersebut juga dipergunakan sebagai standar keuangan di seluruh dunia. Di bidang investasi, emas kerap dianggap sebagai aset aman (safe-haven), karena terbukti mampu mengantisipasi inflasi.
Berinvestasi emas memang menggiurkan. Pertanyaannya: kapan sebaiknya Anda membeli atau menjual emas?
Sebelum berbicara mengenai timingdalam bertransaksi emas, Anda perlu mengetahui 2 cara berinvestasi emas, yaitu:
- Jual-beli emas fisik, berupa emas batangan atau koin
- Trading emas online, jual beli kontrak emas melalui broker
Anda bebas memilih cara yang Anda sukai. Namun ada baiknya Anda mengetahui bahwa cara nomor 2 memberikan beberapa kemudahan bagi Anda. Di antara kemudahan-kemudahan tersebut adalah:
- Anda bisa melakukan transaksi dari mana pun dan kapan pun (24 jam sehari, 5 hari seminggu) karena Anda hanya membutuhkan seperangkat komputer/smartphone yang terkoneksi ke internet.
- Anda tidak perlu memusingkan cara dan tempat penyimpanan emas karena semuanya dilakukan secara online
- Modal yang jauh lebih murah (di bawah akan dijelaskan)
Harga emas pada umumnya mengikuti harga emas global dari bursa New York Merchantile Exchange (pasar komoditas emas terbesar di dunia) di Amerika atau LOCO London. Harga emas dicantumkan dalam mata uang dolar Amerika dalam satuan “troy ounce”. 1 troy ounce emas setara dengan 31,1 gram emas.
Untuk berinvestasi secara online, Anda perlu mengetahui tips-tips berikut:
1. Gunakan MetaTrader
MetaTrader adalah platform trading berupa program komputer yang bisa membantu Anda dalam memantau harga emas sekaligus mentransaksikannya secara online.
MetaTrader sangat mudah untuk dipergunakan. Program ini bisa dipasang (di-install) di komputer, laptop, bahkan smartphone Anda, sehingga akan lebih memudahkan Anda untuk memantau pergerakan harga serta melakukan transaksi online di mana pun.
Anda bisa memperoleh program ini di melalui registrasi demo account kami.
2. Tentukan Level “Support” dan “Resistance”
Level “support” dan “resistance”merupakan kunci yang bisa membantu Anda untuk menentukan waktu dan level harga yang tepat dalam membeli atau menjual emas.
“Support” merupakan suatu area di mana harga diperkirakan akan berhenti bergerak turun. Di area support, harga cenderung akan kembali naik. Di area inilah Anda sebaiknya membeli emas.
Sedangkan “resistance” merupakan suatu area di mana harga diperkirakan akan berhenti bergerak naik. Di area tersebut, harga cenderung akan kembali bergerak turun lagi. Nah, di area itulah Anda sebaiknya menjual emas.
Anda bisa mempelajari lebih jauh mengenai “support” dan “resistance” ini di halaman edukasi kami. Di halaman edukasi tersebut, Anda juga bisa mempelajari trik-trik analisis lain yang bisa Anda manfaatkan untuk bertransaksi emas. Anda tinggal menelusuri konten yang tersedia mulai dari Kelas Pemula, Dasar, Lanjutan hingga Mahir.
Berikut ini adalah aplikasi salah satu strategi yang bisa Anda pergunakan untuk bertransaksi emas secara online melalui platform MetaTrader:
a. Jalankan MetaTrader di komputer atau laptop Anda.
b. Jika seandainya Anda ingin melakukan transaksi jangka panjang, Anda bisa meng-klik timeframe W1 (Weekly) yang bisa Anda lihat di MetaTrader Anda. Contohnya adalah seperti yang terlihat di gambar berikut:
c. Klik pilihan Line Chart (Anda juga bisa menggunakan candlesticks)
d. Lalu tarik garis di titik-titik yang dapat berlaku sebagai support dan resistance.
Perhatikan gambar berikut ini sebagai contoh:
Apakah Anda bisa melihat garis-garis merah di hijau pada gambar di atas? Nah, garis-garis merah tersebut adalah area support, sementara garis-garis hijau adalah area resistance. Anda bisa membeli emas di area support atau menjual emas ketika harga sudah berada di area resistance (perhatikan area kuning pada gambar).
Begitulah caranya. Mudah, bukan?
Tentu saja Anda harus menyesuaikan besaran transaksi yang Anda lakukan dengan modal yang Anda miliki. Ini erat kaitannya dengan manajemen resiko danmanajemen modal, yang juga bisa Anda pelajari di halaman edukasikami.
3. Segera Lakukan Transaksi!
Setelah Anda mengetahui saat yang tepat untuk berinvestasi emas, sekarang anda sudah bisa memulai transaksi.
Jika Anda ingin bermain emas fisik, Anda perlu memikirkan seberapa besar dana yang Anda perlukan.
Berdasarkan contoh di atas, bisa Anda lihat bahwa area $1,200 per troy ounce merupakan area yang baik untuk membeli emas. Karena 1 troy ounce = 31,1 gram, itu artinya harga emas per gram adalah 1200 dibagi 31,1, yaitu sekitar $38.58. Dengan asumsi 1 USD = Rp 11.000,- maka harga per gram emas saat itu adalah sekitar Rp 424.380,-
Dalam trading online, satuan transaksinya adalah “LOT”, di mana 1 lot sama dengan 100 troy ounce (3,11 kilogram). Jika Anda membeli 1 lot emas di harga $1,200, berarti transaksi Anda senilai $120 ribu. Dengan asumsi 1 dollar sama dengan 11.000 rupiah, artinya seharusnya Anda menyediakan modal sebesar 1,32 milyar rupiah untuk bisa melakukan transaksi tersebut di atas!
Tetapi tenanglah, karena dalam online trading Anda tidak perlu menyediakan modal sebesar itu karena adanya leverage. Anda cukup menyediakan modal sebesar $1,000 saja untuk melakukan transaksi tersebut. Tidak, Anda tidak salah baca. Memang hanya seribu dollar saja! Dengan modal yang jauh lebih kecil, Anda bisa memperoleh keuntungan dengan persentase yang jauh lebih besar daripada modal awal.
Perhatikan tabel berikut sebagai ilustrasi pembanding transaksi emas fisik dengan online trading.

Jadi, cara mana yang akan Anda akan pilih? Jual-beli emas secara fisik atau online?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar